Tensi Meningkat, Ukraina Sebut 100 Ribu Tentara Rusia Bercokol di Perbatasan

Minggu, 14 November 2021 - 06:52 WIB
Pergerakan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina telah memicu kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya serangan. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan Amerika prihatin dengan laporan aktivitas Rusia yang tidak biasa di dekat Ukraina.

"Kami tidak memiliki kejelasan tentang niat Moskow, tetapi kami tahu pedomannya," kata Blinken pada konferensi pers bersama.

“Kekhawatiran kami adalah bahwa Rusia mungkin membuat kesalahan serius dengan mencoba mengulangi apa yang telah dilakukannya pada tahun 2014 ketika mengumpulkan pasukan di sepanjang perbatasan, menyeberang ke wilayah Ukraina yang berdaulat dan melakukannya dengan mengeklaim secara salah bahwa itu diprovokasi," ujar Blinken.

Baca juga: AS Waswas Rusia Bakal Menginvasi Ukraina

Moskow telah menolak tudingan seperti menghasut dan sebaliknya mengeluh tentang peningkatan aktivitas di wilayah tersebut oleh aliansi transatlantik NATO.

“Tidak pernah direncanakan, tidak pernah dilakukan, dan tidak akan pernah melakukannya kecuali kita diprovokasi oleh Ukraina, atau oleh pihak lain dan kedaulatan nasional Rusia terancam," jawab Wakil Duta Besar Rusia Dmitry Polyansky untuk PBB ketika ditanya apakah Rusia berencana menyerang Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!