Internet Terancam Mati Total, Warga Lebanon Kian Marah pada Pemerintah

Minggu, 07 November 2021 - 04:00 WIB
“Pemerintahan ini sama seperti sebelumnya, kabinet tidak subur. Sejauh ini, ia telah gagal dalam mengelola negara. Ini telah berpartisipasi dalam membunuh semua sektor jasa termasuk telekomunikasi,” ujarnya.

Baca: Arab Saudi Usir Dubes Lebanon, Seteru Memanas!

Nada Khalil, warga Lebanon yang tinggal di Istanbul, Turki sejak kemerosotan ekonomi Lebanon dimulai pada 2020, mengatakan, bahwa mereka yang berkuasa bukanlah penguasa. "Mereka adalah sekelompok pencuri serakah yang mengenakan jas dan membunuh kita secara perlahan," ujar Khalil.

“Peringatan konstan tentang runtuhnya Internet telah berlangsung dan mereka selalu menyalahkan kekurangan bahan bakar dan dolar. Ini tidak lebih dari bentuk pemerasan murahan untuk menutupi upaya mereka menaikkan tarif seperti di sebagian besar sektor produktif,” tambah Khalil.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!