Pentagon Rilis Data Senjata Nuklir China, Beijing Menyebutnya Penuh Prasangka
Kamis, 04 November 2021 - 17:13 WIB
Mengomentari laporan tersebut, seorang pejabat pertahanan AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan, “Dugaan perluasan persenjataan nuklir China sangat mengkhawatirkan kami (Pentagon)."
Pejabat itu berpendapat, “Dokumen itu menimbulkan pertanyaan tentang niat mereka (China).”
Dia mendesak lebih banyak transparansi dari Beijing tentang pengembangan kekuatan nuklir China.
Tabloid China yang dikelola pemerintah Global Times, membalas laporan itu, mencatat bahwa, "Tidak ada yang tahu keakuratan angka-angka yang dikeluarkan Pentagon."
“Karena persenjataan nuklir China adalah salah satu rahasia utama negara, setiap deskripsi pembangunan tenaga nuklir China oleh Washington adalah spekulatif,” ungkap outlet berita itu.
The Global Times bersikeras menegaskan, "Apa pun yang dikatakan Washington tentang persenjataan nuklir China, kita dapat mengabaikannya."
Tabloid itu meminta Beijing untuk, "Secara dinamis mempertahankan tenaga nuklir yang diperlukan untuk memastikan keamanan nasional kita dan memastikan kredibilitas pencegahan nuklir kami untuk memberikan dukungan solid bagi keamanan nasional."
Pejabat itu berpendapat, “Dokumen itu menimbulkan pertanyaan tentang niat mereka (China).”
Dia mendesak lebih banyak transparansi dari Beijing tentang pengembangan kekuatan nuklir China.
Tabloid China yang dikelola pemerintah Global Times, membalas laporan itu, mencatat bahwa, "Tidak ada yang tahu keakuratan angka-angka yang dikeluarkan Pentagon."
“Karena persenjataan nuklir China adalah salah satu rahasia utama negara, setiap deskripsi pembangunan tenaga nuklir China oleh Washington adalah spekulatif,” ungkap outlet berita itu.
The Global Times bersikeras menegaskan, "Apa pun yang dikatakan Washington tentang persenjataan nuklir China, kita dapat mengabaikannya."
Tabloid itu meminta Beijing untuk, "Secara dinamis mempertahankan tenaga nuklir yang diperlukan untuk memastikan keamanan nasional kita dan memastikan kredibilitas pencegahan nuklir kami untuk memberikan dukungan solid bagi keamanan nasional."
(sya)
Lihat Juga :