China Perintahkan Warganya Timbun Sembako, Ada Apa?

Rabu, 03 November 2021 - 03:15 WIB
“Ini adalah pertama kalinya pemberitahuan pengingat seperti itu dikeluarkan!! Aku sedikit takut,” serunya.

"Ini jelas bukan pengingat biasa," kata netizen lain. “Mengingatkan kita untuk menimbun pasti akan membuat penawaran dan permintaan pasar tidak stabil, fluktuasi harga, dan menyebabkan kepanikan di antara beberapa orang. Ini sangat mungkin menjadi situasi khusus,” sambungnya.

Cuaca ekstrem bulan lalu menghancurkan tanaman di sentra tanaman sayuran terbesar di China, Shandong, mengancam upaya tahun ini untuk meningkatkan pasokan sebelum liburan tahun baru Imlek pada awal tahun depan.

Indeks harga sayuran di Shouguang, pusat perdagangan di Shandong, pada pekan lalu menunjukkan harga mentimun, bayam, dan brokoli naik lebih dari dua kali lipat dari awal Oktober. Bayam lebih mahal daripada beberapa potongan daging babi pada USD2,60 per kg.

Meskipun harga telah mereda dalam beberapa hari terakhir, para ekonom memperkirakan kenaikan inflasi harga konsumen tahun-ke-tahun yang signifikan untuk Oktober, yang pertama dalam lima bulan.

Menurut laporan TV pemerintah pada hari Senin China juga berencana untuk melepaskan cadangan sayuran pada waktu yang tepat untuk melawan kenaikan harga. Tidak jelas sayuran apa yang disimpan China dan seberapa besar cadangannya.

Baca juga: Ilmuwan China Dipenjara karena Pamer Kemaluan dan Masturbasi di Depan 3 Wanita
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!