Drone Tempurnya Digunakan Ukraina Hancurkan Senjata Rusia, Turki Ogah Disalahkan
Senin, 01 November 2021 - 10:41 WIB
"Jika suatu negara membeli ini dari kami, itu bukan lagi produk Turki," kata Cavusoglu kepada wartawan setelah bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di KTT G-20 di Roma, seperti dikutip Reuters, Senin (1/11/2021).
“Mungkin Turki telah memproduksinya, tetapi itu milik Ukraina. Turki tidak dapat disalahkan untuk ini,” katanya, yang juga meminta Ukraina untuk berhenti merujuk Turki ketika berbicara tentang drone.
Ukraina, yang mendapat dukungan militer dari negara-negara NATO, membuat kesepakatan dengan Ankara untuk memproduksi drone tempur di sebuah pabrik dekat Kiev.
Baca juga: Tsar Bomba Rusia, Bom Nuklir Terbesar Sejagat yang Bikin AS Keder
Kesepakatan itu telah mengecewakan Rusia, yang memiliki kerja sama erat dengan Ankara atas konflik di Suriah, Libya, dan Nagorno-Karabakh meskipun mendukung pihak yang saling berlawanan. Kedua negara juga menjalin hubungan positif di sektor energi.
“Mungkin Turki telah memproduksinya, tetapi itu milik Ukraina. Turki tidak dapat disalahkan untuk ini,” katanya, yang juga meminta Ukraina untuk berhenti merujuk Turki ketika berbicara tentang drone.
Ukraina, yang mendapat dukungan militer dari negara-negara NATO, membuat kesepakatan dengan Ankara untuk memproduksi drone tempur di sebuah pabrik dekat Kiev.
Baca juga: Tsar Bomba Rusia, Bom Nuklir Terbesar Sejagat yang Bikin AS Keder
Kesepakatan itu telah mengecewakan Rusia, yang memiliki kerja sama erat dengan Ankara atas konflik di Suriah, Libya, dan Nagorno-Karabakh meskipun mendukung pihak yang saling berlawanan. Kedua negara juga menjalin hubungan positif di sektor energi.
Lihat Juga :