Taliban: Jika Kami Terus Tidak Diakui, Akan Berdampak bagi Dunia

Minggu, 31 Oktober 2021 - 15:15 WIB
Meskipun tidak ada negara yang mengakui pemerintahan Taliban, para pejabat senior dari sejumlah negara telah bertemu dengan para pemimpin gerakan itu, baik di Kabul maupun di luar negeri.

Baca: Hindari Taliban, Kelompok Pertama LGBT yang Kabur dari Afghanistan Tiba di Inggris

Kunjungan terakhir dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Turkmenistan, Rasit Meredow, yang berada di Kabul pada hari Sabtu. Kedua belah pihak membahas implementasi cepat gas Turkmenistan-Afghanistan-Pakistan-India (TAPI), kata Mujahid sebelumnya di Twitter.

Menteri luar negeri China, Wang Yi, juga telah bertemu dengan pejabat Taliban di Qatar pada awal pekan ini. Mujahid mengatakan, bahwa China telah berjanji untuk membiayai infrastruktur transportasi dan memberikan akses ekspor Kabul ke pasar China melalui negara tetangga Pakistan.

Mujahid juga berbicara panjang lebar tentang masalah yang dihadapi, seperti penyeberangan perbatasan, terutama dengan Pakistan, yang sering mengalami penutupan dan protes dalam beberapa hari terakhir. Penyeberangan sangat penting untuk Afghanistan yang terkurung daratan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!