Paus Fransiskus: Jangan Kirim Balik Migran ke Negara yang Tidak Aman

Senin, 25 Oktober 2021 - 23:30 WIB
Ia mengaku sangat prihatin dengan nasib mereka yang dikirim kembali ke Libya. “Bagaimana mereka menderita, mereka yang dikirim kembali setelah diselamatkan di laut. Fasilitas penahanan di Libya adalah kamp konsentrasi yang sebenarnya,” ujar Paus.

Baca: Vatikan Bantah Paus Fransiskus Mempertanyakan Validitas Taurat

“Kita perlu menghentikan pengiriman kembali (migran) ke negara-negara yang tidak aman dan memprioritaskan penyelamatan nyawa manusia di laut dengan protokol penyelamatan dan pendaratan yang teratur, untuk menjamin mereka kondisi kehidupan yang bermartabat, alternatif penahanan, jalur migrasi reguler dan akses ke prosedur suaka,” paparnya.

Italia dan Malta mendapat kecaman dari para pembela hak asasi manusia karena meninggalkan para migran di atas kapal penyelamat yang penuh sesak sebelum memberi mereka pelabuhan yang aman.

Pejabat badan pengungsi PBB dan organisasi hak asasi manusia telah lama mengecam kondisi pusat penahanan bagi para migran di Libya, mengutip praktik pemukulan, pemerkosaan dan bentuk-bentuk penyiksaan serta makanan yang tidak mencukupi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!