Iran Siap Bekerja Sama dengan Dunia Islam dalam Pengembangan Nuklir

Minggu, 24 Oktober 2021 - 11:13 WIB
JCPOA, yang memaksa Iran untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi, telah hiatus sejak pemerintahan Trump menarik AS pada 2018. Setelah menarik diri dari kesepakatan, Gedung Putih pada saat itu memulihkan sanksi terhadap Iran.

Baca juga: Tak Mau Kalah dengan Iran, Israel Gelar Latihan Intens Serang Fasilitas Nuklir Teheran

Menanggapi langkah Trump, Iran mulai memproduksi kemurnian uranium yang lebih tinggi dan dalam jumlah yang lebih besar daripada yang diizinkan berdasarkan kesepakatan nuklir, meskipun tidak ada yang mampu mendekati digunakan untuk membuat bom nuklir.

Sejak Presiden AS Joe Biden menjabat, enam putaran pembicaraan yang diarahkan untuk menghidupkan kembali JCPOA telah diadakan di Wina, tetapi belum ada kesepakatan yang tercapai.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!