Kapal Perang Rp16,9 Triliun Habis Terbakar, AS Salahkan Kegagalan Sistematis

Kamis, 21 Oktober 2021 - 20:31 WIB
Baca juga: Inilah Pemerkosa Wanita di Kereta yang Malah Ditonton Para Penumpang Lain

Laporan itu mengatakan ketiganya tidak memastikan kesiapan untuk peristiwa semacam itu, dan menjaga kapal dalam kondisi buruk.

“Pelaksanaan tugasnya menciptakan lingkungan pelatihan, pemeliharaan, dan standar operasional yang buruk yang secara langsung menyebabkan hilangnya kapal,” sambung laporan investigasi Angkatan Laut.

Kegagalan untuk menahan api di beberapa area kapal menyebabkan suhu lebih dari 1.200 derajat Fahrenheit (649 derajat Celsius), cukup panas untuk melelehkan logam menjadi cairan, yang terlihat telah mengalir ke bagian lain kapal setelah api akhirnya padam beberapa hari kemudian.

Kebakaran terjadi tahun lalu saat kapal itu berada di pelabuhan di San Diego untuk upgrade senilai USD250 juta yang dijadwalkan memakan waktu dua tahun untuk diselesaikan. Dari sekitar 115 pelaut di dalamnya, sekitar 60 dirawat karena cedera ringan, seperti

kelelahan akibat panas dan menghirup asap.

USS Bonhomme Richard termasuk di antara sembilan kapal serbu amfibi dek besar dalam inventaris AS, yang mampu membawa banyak helikopter, pesawat putar, atau hingga enam jet VTOL [Vertical Take-Off and Landing].

Kapal tersebut menghabiskan waktu bertahun-tahun dengan pasukan AS di Jepang sebelum dipindahkan ke San Diego pada 2018 untuk perbaikan yang akan datang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!