Uni Eropa Janji Beri Bantuan Rp16,4 Triliun untuk Afghanistan

Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:39 WIB
Von der Leyen mengatakan, negara-negara Uni Eropa – terutama mereka yang berpartisipasi dalam misi NATO yang buru-buru membubarkan diri pada bulan Agustus saat Taliban merebut kekuasaan – memiliki “tugas moral” untuk membantu Afghanistan.

Von der Leyen membuat janji pada KTT G20 virtual yang diselenggarakan oleh Italia, yang didedikasikan untuk membahas situasi kemanusiaan dan keamanan di Afghanistan. Sejumlah negara yang masuk G20 adalah G20 Amerika Serikat, Uni Eropa, China, Turki, Rusia, India dan Arab Saudi.

Baca: UE: Afghanistan Tunjukkan Perlunya Pasukan Reaksi Cepat

Dalam kesempatan itu, Von der Leyen menekankan, bahwa dana Uni Eropa memberi "dukungan langsung" untuk Afghanistan dan akan disalurkan ke organisasi internasional yang bekerja di lapangan, bukan ke pemerintah sementara Taliban, yang tidak diakui oleh Brussels. Menurutnya, bantuan pembangunan UE berbeda dengan bantuan kemanusiaan.

Bantuan internasional telah diblokir ke Afghanistan sejak Taliban kembali berkuasa menyusul penarikan pasukan AS dan internasional lainnya setelah 20 tahun perang. Aset negara yang disimpan di luar negeri telah dibekukan, sementara harga pangan dan kekurangan lapangan kerja meningkat, memicu peringatan bencana kemanusiaan begitu musim dingin tiba.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!