Korban Tewas Kerusuhan di Penjara Ekuador Naik Jadi 118
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 01:31 WIB
"Kami akan terus melakukan pembersihan di pusat penahanan ini karena (napi) harus memahami pesan kami yang jelas: negara hadir," kata Varela.
"Kita, bukan mereka, yang memiliki otoritas," tegasnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (2/10/2021).
Otoritas penjara SNAI Ekuador menulis di Twitter bahwa polisi masih mengidentifikasi korban, ketika puluhan kerabat narapidana berkumpul di luar kamar mayat Guayaquil untuk mencari informasi tentang orang yang mereka cintai.
Baca juga: Ngeri, Pertarungan Geng-geng di Penjara Ekuador Tewaskan Lebih dari 100 Orang
Karen Zambrano, setelah menghabiskan tiga hari di luar kamar mayat untuk mengidentifikasi tubuh saudara laki-lakinya yang berusia 23 tahun, mengatakan dia melihat dalam sebuah video yang diposting di media sosial bahwa saudaranya telah dipenggal. Pihak berwenang mengatakan setidaknya enam korban dipenggal.
"Kita, bukan mereka, yang memiliki otoritas," tegasnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (2/10/2021).
Otoritas penjara SNAI Ekuador menulis di Twitter bahwa polisi masih mengidentifikasi korban, ketika puluhan kerabat narapidana berkumpul di luar kamar mayat Guayaquil untuk mencari informasi tentang orang yang mereka cintai.
Baca juga: Ngeri, Pertarungan Geng-geng di Penjara Ekuador Tewaskan Lebih dari 100 Orang
Karen Zambrano, setelah menghabiskan tiga hari di luar kamar mayat untuk mengidentifikasi tubuh saudara laki-lakinya yang berusia 23 tahun, mengatakan dia melihat dalam sebuah video yang diposting di media sosial bahwa saudaranya telah dipenggal. Pihak berwenang mengatakan setidaknya enam korban dipenggal.
Lihat Juga :