Cerita Pilu Sniper Pasukan Khusus Afghanistan Dieksekusi Taliban

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 13:23 WIB
Namun, keesokan harinya pada tanggal 28 Agustus 2021, hari penerbangan evakuasi terakhir berangkat dari bandara Kabul, Shakar berbicara kepada saudaranya melalui telepon yang mengungkapkan bahwa dia tidak mendapat tempat duduk karena tidak ada kapasitas.

Noor, kata Shakar, mengatakan kepadanya bahwa dia telah dikeluarkan dari hotel Baron, yang digunakan oleh diplomat dan militer Inggris untuk memproses mereka yang memenuhi syarat untuk terbang ke Inggris.

Noor mengatakan melalui telepon bahwa seorang tentara Inggris mengatakan: "Ada begitu banyak orang di sini dengan paspor merah [Inggris]. Kami tidak dapat membawa lebih banyak orang dalam penerbangan. Kami tidak memiliki kapasitas apa pun."

"Itulah sebabnya mereka mengusir saya," kata Shakar, menirukan ucapan Noor sebelum dibunuh Taliban.

Lima belas hari kemudian, Noor dilacak oleh pasukan Taliban ke rumah saudara perempuannya di tepi Ibu Kota Afghanistan, Kabul, dan dibunuh.

Baca juga: Heboh, Pasukan Khusus AS Diserang Ninja saat Latihan

Dia ditembak tiga kali di dada dan sekali lagi saat dia terbaring di tanah oleh dua pria bersenjata dari kelompok Taliban.

Noor ditembak mati, sementara istri dan lima anaknya—yang semuanya masih di bawah sembilan tahun—berada di pintu masuk rumah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!