Trump Desak Gubernur di AS Bersikap Keras pada Perusuh

Selasa, 02 Juni 2020 - 04:00 WIB
"Anda harus menangkap orang, Anda harus melacak orang, Anda harus memasukkan mereka ke penjara selama 10 tahun dan Anda tidak akan pernah melihat hal ini lagi," kata Trump. "Kami melakukannya di Washington, D.C. Kami akan melakukan sesuatu yang belum pernah dilihat orang sebelumnya," tandas Trump, seperti dikutip dari AP.

Presiden mengatakan kepada para gubernur, bahwa mereka membuat diri mereka "terlihat seperti orang bodoh" karena tidak memanggil lebih banyak pasukan Garda Nasional sebagai upaya unjuk kekuatan di jalan-jalan kota.

(Baca: Dari New York Hingga Florida, Polisi Berlutut Bersama Demonstran )

Jaksa Agung Bill Barr, yang juga ikut dalam telekonferensi video itu, mengatakan kepada para gubernur, bahwa satuan tugas gabungan teroris akan digunakan untuk melacak para agitator dan mendesak para pejabat lokal untuk "mendominasi" jalan-jalan dan mengendalikan, bukan bereaksi terhadap orang banyak. Dia mendesak para gubernur untuk "mengejar pembuat onar."

Hingga kini, lusinan kota di seluruh AS tetap berada di bawah jam malam. Kondisi ini tidak pernah terjadi sejak kerusuhan menyusul pembunuhan aktivis hak-hak sipil Martin Luther King Jr pada tahun 1968 silam. Pasukan Garda Nasional telah dikerahkan di 23 negara bagian dan Washington, D.C.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!