Krisis Lebanon Diprediksi Bisa Berujung pada Keruntuhan Politik dan Ekonomi

Kamis, 23 September 2021 - 17:30 WIB
Karena negara tersebut telah mengalami banyak krisis selama setahun terakhir dengan kekurangan bahan bakar dan obat-obatan menjadi yang paling kritis saat ini, pemerintah sementara bekerja dengan Aoun dan telah menjanjikan solusi cepat.

Namun, Nader Hijaz, seorang pakar Lebanon, mengatakan bahwa jika pemerintah baru tidak dibentuk, situasi dalam negeri hampir tidak dapat berbalik untuk jangka waktu yang lama.

Baca: BBM Iran Tiba di Lebanon Kamis setelah Mampir Suriah

"Sayangnya, keterlambatan pembentukan pemerintahan baru merupakan krisis yang berdampak pada bidang politik, ekonomi dan segala bidang lainnya," ucapnya, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (22/9).

"Penundaan setiap hari untuk susunan kabinet baru secara langsung atau tidak langsung mengarah pada penurunan standar hidup masyarakat. Krisis politik menyeret negara ini dalam setiap aspek," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!