Iklan Sandwich Subway Sindir Batalnya Proyek Kapal Selam Prancis dan Australia

Sabtu, 18 September 2021 - 22:01 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron dilaporkan hanya diberitahu tentang keputusan Australia untuk menarik diri dari kesepakatan kapal selam kedua negara 2016 segera sebelum berita itu menjadi konsumsi publik.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis Jean-Yves Le Drian menyebut keputusan itu sebagai "tikaman dari belakang."

Dia memperingatkan, "Konsekuensi yang mempengaruhi konsepsi yang kita miliki tentang aliansi kita, kemitraan kita dan pentingnya Indo-Pasifik untuk Eropa."

Australia membenarkan penarikan dari kesepakatan dengan Prancis dengan mengklaim biayanya menjadi lebih tinggi dari yang diperkirakan semula.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!