Jenderal Tertinggi AS Kontak China, Trump Sebut Pengkhianatan

Kamis, 16 September 2021 - 00:01 WIB
Komentar Trump datang sebagai tanggapan atas laporan berita tentang "Peril", sebuah buku baru oleh penulis Washington Post; Bob Woodward dan Robert Costa. Buku itu mengatakan Jenderal Milley—Ketua Kepala Staf Gabungan AS—khawatir bahwa presiden saat itu mungkin meluncurkan serangan "nakal" ke China selama hari-hari terakhirnya di kantor.

Buku baru itu mengungkapkan bahwa Milley mengadakan "pertemuan rahasia" di Pentagon untuk membatasi kemampuan Trump untuk menyerang secara militer, memberi tahu petugas yang bertanggung jawab atas Pusat Komando Militer Nasional untuk tidak menerima perintah dari siapa pun kecuali mereka berkonsultasi dulu dengannya.

Baca juga: Jenderal Top AS: Perang dengan Rusia dan China Akan Hancurkan Dunia

Pertemuan itu terjadi dua hari setelah kerusuhan di Gedung Capitol AS, dan sang jenderal diduga khawatir seorang presiden yang tidak terpengaruh bahkan akan mempertimbangkan serangan nuklir ke China.

"Tidak peduli apa yang Anda diberitahu, Anda menjalankan prosedur," kata Milley kepada para jenderal AS lainnya dalam pertemuan itu. "Anda melakukan prosesnya, dan saya adalah bagian dari proses itu."

Jenderal Milley dilaporkan menelepon rekannya dari China untuk menawarkan janji rahasia bahwa dia akan memberikan peringatan dini atas serangan apa pun, dan dia mengarahkan pejabat intelijen untuk memata-matai Gedung Putih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!