Yordania Ingatkan AS-Inggris Soal Pencaplokan Tepi Barat oleh Israel

Minggu, 31 Mei 2020 - 16:27 WIB
"Skema aneksasi merusak semua prospek perdamaian," kata Safadi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir PressTV pada Minggu (31/5/2020).

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan pemerintahannya akan mencaplok 30% wilayah Tepi Barat. Saat berbicara pada surat kabar Israel, Makor Rishon, Netanyahu mengungkapkan kedaulatan Israel akan diterapkan pada 30% wilayah Tepi Barat, yang setara dengan 50% Area C.

Area C menurut Kesepakatan Oslo mewakili 60% wilayah Tepi Barat dan di bawah pemerintahan dan kontrol keamanan Israel. Menurut Netanyahu, peta wilayah yang akan dicaplok itu belum difinalisasi.

Meski demikian, dia menyatakan sesuai “kesepakatan abad ini”, Palestina dan Israel tidak akan diizinkan membangun struktur apapun pada sisa 50% lokasi di mana Israel tidak akan menerapkan kedaulatannya.

Netanyahu menjelaskan, pemerintahannya akan membawa isu itu dalam voting di parlemen Knesset, sesuai kesepakatan pemerintahan koalisi dengan ketua Partai Biru dan Putih.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!