Alogojo 'The Beatles' ISIS Mengaku Bersalah Memenggal 4 Sandera AS

Jum'at, 03 September 2021 - 11:09 WIB
Kotey dan El Shafee Elsheikh, 33, ditangkap di Suriah oleh milisi Kurdi yang didukung AS pada 2018. Mereka diidentifikasi sebagai anggota “The Beatles", sebuah sel yang terdiri dari para jihadis berbahasa Inggris yang bersumpah setia kepada kelompok yang memproklamirkan diri sebagai "kekhalifahan" di beberapa wilayah Suriah dan Irak.

Duo teroris itu didakwa atas kematian jurnalis James Foley dan Steven Sotloff, serta pekerja bantuan Peter Kassig dan Kayla Mueller.

Jaksa mengatakan Kotey dan Elsheikh mengawasi fasilitas tempat para tawanan ditahan dan terlibat dalam pola kekerasan fisik dan psikologis yang berkepanjangan terhadap para sandera.

Dalam penampilan awal mereka di hadapan Hakim T.S. Ellis Oktober lalu, Kotey mengaku tidak bersalah. Namun, menurut Ellis melalui tayangan video, Kotey telah mengubah pengakuannya.

"Kotey telah setuju untuk bekerja sama sepenuhnya dan jujur dengan Amerika Serikat dan memberikan semua informasi yang Anda ketahui kepada pemerintah tentang kegiatan kriminal apa pun, termasuk di luar apa yang ada dalam dakwaan terhadapnya," kata Hakim Ellis.

“Kotey telah diberikan proses hukum dan, dalam menghadapi banyak bukti, dia membuat keputusan independen untuk mengaku bersalah atas kejahatannya. Keadilan dan kemanusiaan yang diterima terdakwa ini di Amerika Serikat sangat kontras dengan kekejaman, ketidakmanusiawian, dan kekerasan tanpa pandang bulu yang digembar-gemborkan oleh organisasi teroris yang dia dukung,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa AS untuk Distrik Timur Virginia, Raj Parekh, seperti dikutip dari situs Departemen Kehakiman AS, Jumat (3/9/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!