Tanggapi Biden, Iran Tegaskan Mampu Hadapi 'Opsi Lain' Amerika Serikat

Minggu, 29 Agustus 2021 - 07:01 WIB
Menurut New York Times, Israel tidak memberi tahu AS tentang rencana serangan Israel di situs nuklir Natanz Iran pada April hingga saat-saat terakhir, membuat AS tidak punya kesempatan membatalkannya, jika Washington menginginkannya.

Israel belum mengaku bertanggung jawab atas tindakan sabotase tersebut.

Pemerintahan Biden dan Iran telah melakukan pembicaraan tidak langsung di Wina selama berbulan-bulan, tetapi tidak ada terobosan yang muncul darinya.

Perjanjian 2015, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), menjadi semakin tidak berarti setelah Trump secara sepihak menarik diri darinya pada 2018, dan menargetkan Iran dengan sanksi ekonomi yang melumpuhkan.

Teheran mulai mengingkari kesepakatan setahun kemudian, dengan mengatakan penandatangan kesepakatan Barat lainnya gagal memberikan kompensasi yang memadai atas kerusakan yang dilakukan terhadap Iran oleh langkah AS.

Sesuai JCPOA, Teheran setuju membatasi industri nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi dan peluang bisnis yang menguntungkan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!