13 Tentara AS Tewas Dibom, Biden Menutup Diri dengan Muram dan Marah

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 04:10 WIB
Sementara jajak pendapat USA Today/Suffolk University minggu ini menemukan sangat banyak bahwa orang Amerika percaya bahwa perang Afghanistan tidak layak untuk diperjuangkan, dan Biden tidak mendapatkan ucapan terima kasih. Jajak pendapat menemukan persetujuan keseluruhannya hanya 41 persen, dengan 55 persen tidak setuju dengan tindakan sang presiden.

“Saya tidak tahu apakah Biden akan rusak secara permanen,” kata Mark Rom, seorang profesor pemerintahan di Georgetown University, kepada AFP, Sabtu (28/8/2021).

"Tetapi Partai Republik akan melakukan segalanya dengan kekuatan mereka untuk melihat bahwa dia ada."

Charles Franklin, direktur Marquette Law School Poll, mengatakan bahwa mengingat perang Afghanistan yang tidak populer, Biden mungkin masih bisa keluar dari bencana.

“Pertanyaan politik, setelah kami benar-benar mundur, adalah apakah mayoritas akan senang kami tidak ada lagi. Jika demikian, maka masalah ini kemungkinan akan memudar,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!