Hizbullah Atur Pengiriman Bahan Bakar Minyak Iran untuk Bantu Lebanon

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 15:23 WIB
Nasrallah tidak mengatakan bagaimana pengiriman BBM itu akan dibiayai.

Pada Juni, dia mengatakan Iran siap menerima pembayaran dalam mata uang Lebanon, yang telah kehilangan lebih dari 90% nilainya dalam dua tahun.

Sanksi AS terhadap Iran, diberlakukan kembali pada 2018 ketika Presiden AS Donald Trump saat itu menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 dengan Teheran, yang bertujuan memangkas penjualan minyaknya menjadi nol.

Krisis ekonomi terburuk Lebanon sejak perang saudara 1975-90 telah mencapai titik kritis, dengan rumah sakit, toko roti dan layanan penting lainnya terpaksa ditutup atau dikurangi karena pemadaman listrik dan kelangkaan BBM yang akut.

Nasrallah tidak mengatakan kapan atau di mana pengiriman BBM akan berlabuh.

"Insya Allah, kapal ini dan yang lainnya akan tiba dengan selamat," tutur Nasrallah dalam pidato yang disiarkan televisi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!