Korsel Ingin Tindak 'Terorisme Sperma' sebagai Kejahatan Seks

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 14:23 WIB
Para perempuan Korea Selatan berdemo menentang kejahatan seks terhadap para perempuan. Foto/REUTERS
SEOUL - Para anggota Parlemen Korea Selatan (Korsel) berupaya memperluas cakupan dari apa yang dapat dianggap sebagai kejahatan seks setelah serangkaian insiden profil tinggi di mana para pria diam-diam berejakulasi ke dan di dalam barang-barang pribadi wanita.

Disebut "terorisme sperma" oleh pengguna internet [netizen] Korea Selatan, kasus-kasus itu melibatkan laki-laki berejakulasi pada properti wanita.



Baca juga: Nenek 17 Cucu Bersiap Nikahi Pemuda 24 Tahun, Tuai Komentar Kebencian

Pada bulan Mei, seorang pegawai negeri sipil (PNS) pria di Seoul didenda senilai USD 2.500 atas tuduhan "kerusakan properti" karena ejakulasi ke dalam cangkir kopi rekan kerja wanita-nya enam kali dalam enam bulan, dari 20 Januari hingga 14 Juli tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!