Ethiopia Desak Warga Gabung Militer, Turut Perangi Pemberontak Tigray
Rabu, 11 Agustus 2021 - 06:32 WIB
Perang pecah pada bulan November tahun lalu antara pasukan federal dan pasukan dari Front Pembebasan Rakyat Tigray, yang memerintah Ethiopia selama tiga dekade dan sekarang mengendalikan Tigray. Pertempuran telah memaksa lebih dari dua juta orang meninggalkan rumah mereka dan lebih dari 50 ribu orang telah melarikan diri ke negara tetangga Sudan.
Setelah merebut kembali kendali sebagian besar Tigray pada akhir Juni dan awal Juli, pasukan Tigray telah menyerbu ke wilayah tetangga, yakni Afar dan Amhara, merebut situs Warisan Dunia PBB di Lalibela pekan lalu.
Pertempuran baru ini telah membuat lebih dari 250 ribu orang mengungsi dari Afar dan Amhara. Baca juga: Di Tengah Pandemi, Human Initiative Sebar Kurban ke Pulau Buru hingga Ethiopia
Setelah merebut kembali kendali sebagian besar Tigray pada akhir Juni dan awal Juli, pasukan Tigray telah menyerbu ke wilayah tetangga, yakni Afar dan Amhara, merebut situs Warisan Dunia PBB di Lalibela pekan lalu.
Pertempuran baru ini telah membuat lebih dari 250 ribu orang mengungsi dari Afar dan Amhara. Baca juga: Di Tengah Pandemi, Human Initiative Sebar Kurban ke Pulau Buru hingga Ethiopia
(ian)
Lihat Juga :