Menhan Inggris Kritik Kesepakatan AS-Taliban, Kecam Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Senin, 09 Agustus 2021 - 15:17 WIB
Menurutnya, kemungkinan Inggris secara sepihak menempatkan pasukan di Afghanistan akan menjadi ”tidak layak”. “Karena kami (Inggris) harus menarik dari banyak tempat lain di seluruh dunia,” ucapnya.

Diajuga mengecam apa yang dia gambarkan sebagai "kesepakatan busuk" sehubungan dengan kesepakatan yang dibuat antara Presiden AS saat itu Donald Trump dan Taliban. Kesepakatan itu yang menetapkan penarikan pasukan Amerika dan NATO dari Afghanistan dalam waktu 14 bulan.

“Saya sedih bahwa kesepakatan itu memisahkan banyak dari apa yang telah dicapai di Afghanistan selama 20 tahun. Kami mungkin akan kembali dalam sepuluh atau 20 tahun. Tapi untuk bergerak sekarang sudah tidak mungkin. Kerusakan telah terjadi dengan kesepakatan itu,” tuturnya.

Mengacu pada penarikan NATO, Wallace menegaskan bahwa sekali lagi Barat telah diekspos pada pemikiran bahwa mereka hanya memperbaiki masalah, bukan mengelola masalah. Baca juga: Penerjemah Afghanistan Minta Tolong Inggris: 'Taliban Akan Memenggal Saya'
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!