Buru Penyerang Tanker Israel, Inggris Kerahkan Pasukan Khusus ke Yaman
Senin, 09 Agustus 2021 - 13:30 WIB
Kapal tanker itu milik Jepang, namun dioperasikan perusahaan Israel yang berbasis di Inggris. Dua orang tewas, yakni warga Inggris dan Rumania, dalam serangan terhadap kapal tersebut.
Israel, bersama Amerika Serikat dan Inggris, menuding Iran berada di balik serangan mematikan tersebut. Sedangkan Teheran membantah terlibat.
Menurut laporan Express, puluhan personel pasukan khusus Inggris juga akan bergantung pada bantuan personel militer lokal di Yaman yang telah menerima pembayaran dari Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris.
London, lanjut laporan itu, tampaknya percaya bahwa pemberontak Houthi Yaman yang didukung Iran melakukan serangan terhadap kapal tanker itu dengan dukungan dari Teheran.
“Semuanya menunjuk pada drone yang diluncurkan dari Yaman. Kekhawatirannya sekarang adalah bahwa drone jarak jauh akan memberi mereka kemampuan baru," kata seorang sumber militer Inggris kepada Express.
Israel, bersama Amerika Serikat dan Inggris, menuding Iran berada di balik serangan mematikan tersebut. Sedangkan Teheran membantah terlibat.
Menurut laporan Express, puluhan personel pasukan khusus Inggris juga akan bergantung pada bantuan personel militer lokal di Yaman yang telah menerima pembayaran dari Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris.
London, lanjut laporan itu, tampaknya percaya bahwa pemberontak Houthi Yaman yang didukung Iran melakukan serangan terhadap kapal tanker itu dengan dukungan dari Teheran.
“Semuanya menunjuk pada drone yang diluncurkan dari Yaman. Kekhawatirannya sekarang adalah bahwa drone jarak jauh akan memberi mereka kemampuan baru," kata seorang sumber militer Inggris kepada Express.
Lihat Juga :