Pasukan Rusia Terima Batch Pertama Rudal Antarbenua Sarmat Baru Tahun Depan
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 14:32 WIB
Rudal balistik antarbenua Sarmat atau Setan 2 yang akan memasuki layanan tempur Rusia akhir tahun 2022. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia/TASS
MOSKOW - Pasukan rudal strategis Rusia akan menerima batch pertama rudal balistik antarbenua (ICBM) Sarmat baru pada tahun depan. Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu.
“Tes penerbangan [akan dimulai] tahun ini dan harus selesai pada 2022. Pada 2022, batch pertama harus memasuki layanan dengan pasukan rudal strategis," kata Shoigu kepada wartawan di Krasnoyarsk Machine-Building Plant, Jumat (6/8/2021), seperti dikutip Sputniknews.
Baca juga: Bom Hiroshima Sudah 76 Tahun Berlalu Tanpa Ada Kata Maaf dari AS
ICBM Sarmat diharapkan untuk menggantikan Voevoda (РС-20В Satan), rudal strategis terberat di dunia. Misil Sarmat terbaru akan mampu membawa hingga 10 ton muatan untuk 10 hingga 15 hulu ledak MIRV.
Jadwal layanan tempur untuk misil ini sebenarnya pernah disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato kenegaraannya pada April lalu.
"Resimen pertama, yang dilengkapi dengan rudal balistik antarbenua Sarmat, akan memasuki tugas tempur sesuai jadwal pada akhir 2022," kata Putin saat itu.
“Tes penerbangan [akan dimulai] tahun ini dan harus selesai pada 2022. Pada 2022, batch pertama harus memasuki layanan dengan pasukan rudal strategis," kata Shoigu kepada wartawan di Krasnoyarsk Machine-Building Plant, Jumat (6/8/2021), seperti dikutip Sputniknews.
Baca juga: Bom Hiroshima Sudah 76 Tahun Berlalu Tanpa Ada Kata Maaf dari AS
ICBM Sarmat diharapkan untuk menggantikan Voevoda (РС-20В Satan), rudal strategis terberat di dunia. Misil Sarmat terbaru akan mampu membawa hingga 10 ton muatan untuk 10 hingga 15 hulu ledak MIRV.
Jadwal layanan tempur untuk misil ini sebenarnya pernah disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato kenegaraannya pada April lalu.
"Resimen pertama, yang dilengkapi dengan rudal balistik antarbenua Sarmat, akan memasuki tugas tempur sesuai jadwal pada akhir 2022," kata Putin saat itu.
Lihat Juga :