Rusia Sebut Serangan Taliban 'Kehabisan Bensin'
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 05:10 WIB
Baca juga: Aksi Kekerasan di Afghanistan Terus Meningkat, UE Serukan Gencatan Senjata
Keuntungan teritorial cepat Taliban di daerah pedesaan Afghanistan selama beberapa bulan terakhir membuat banyak orang lengah, terutama pemerintah Afghanistan.
Sementara laju serangan itu melambat, para pejuang Taliban telah mengalihkan perhatian mereka ke pusat-pusat kota, menembus jauh ke dalam tiga ibu kota provinsi utama, yang banyak dikhawatirkan bisa jatuh ke dalam kendali Taliban.
Pertempuran sangat sengit di dalam kota Herat, dekat perbatasan barat dengan Iran, Lashkar Gah, ibu kota provinsi Helmand di barat daya, dan Kandahar di selatan.
Tiga komandan Taliban mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah mengubah strategi dari menargetkan daerah pedesaan menjadi menyerang kota-kota provinsi, sebagai tanggapan atas peningkatan serangan udara Amerika Serikat (AS) setelah AS mengatakan akan mengakhiri perang terpanjangnya.
Keuntungan teritorial cepat Taliban di daerah pedesaan Afghanistan selama beberapa bulan terakhir membuat banyak orang lengah, terutama pemerintah Afghanistan.
Sementara laju serangan itu melambat, para pejuang Taliban telah mengalihkan perhatian mereka ke pusat-pusat kota, menembus jauh ke dalam tiga ibu kota provinsi utama, yang banyak dikhawatirkan bisa jatuh ke dalam kendali Taliban.
Pertempuran sangat sengit di dalam kota Herat, dekat perbatasan barat dengan Iran, Lashkar Gah, ibu kota provinsi Helmand di barat daya, dan Kandahar di selatan.
Tiga komandan Taliban mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah mengubah strategi dari menargetkan daerah pedesaan menjadi menyerang kota-kota provinsi, sebagai tanggapan atas peningkatan serangan udara Amerika Serikat (AS) setelah AS mengatakan akan mengakhiri perang terpanjangnya.
Lihat Juga :