Gadis 9 Tahun Diperkosa Ramai-ramai dan Dikremasi Paksa Picu Demo Besar di India

Kamis, 05 Agustus 2021 - 13:00 WIB
Lidah korban dilaporkan membiru dan ada memar di beberapa bagian tubuhnya.

Ibu tersebut didekati oleh pendeta krematorium dan tiga orang lainnya yang mengeklaim putrinya tersengat listrik saat mengambil air.

Mereka lantas menuntut tubuh korban segera dikremasi.

“Pulanglah dan tidur. Jangan berteriak dan menangis tentang ini,” kata Ibu itu menirukan ucapan pendeta.

“Ketika saya pergi ke sana, dia memberi tahu saya bahwa putri saya sudah meninggal. Saya bertanya bagaimana dia meninggal. Saya menyuruh mereka untuk menekan '100' dan menelepon polisi. Dia menolak," kata Ibu gadis itu kepada saluran berita NDTV,Kamis (5/8/2021).

“Dia menekan saya untuk segera mengkremasi jenazah dan melarang saya menelepon polisi. Dia mengatakan jika Anda menelepon polisi akan ada kasus pengadilan yang panjang, putri saya akan dibawa ke rumah sakit di mana polisi dan dokter akan mengambil organnya dan menjualnya,” imbuh Ibu korban.

Baca juga: Balas Serangan Roket, Jet Tempur Israel Bombardir Lebanon
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!