Gagal Jadi Navy SEAL, Pelaut Bakar Kapal Perang AS Senilai Rp17,2 Triliun

Kamis, 05 Agustus 2021 - 10:18 WIB
November lalu, Angkatan Laut mengatakan akan membuang USS Bonhomme Richard mengingat perkiraan biaya perbaikan sebanyak USD3,2 miliar.

Kapal tersebut menelan biaya sekitar USD750 juta ketika dibangun pada tahun 1998, atau sekitar USD1,2 miliar menurut standar saat ini. Penyelidikan, menurut surat dari NCIS, masih berlangsung.

Menurut surat dari NCIS yang diterbitkan The Daily Beast, Kamis (5/8/2021), Ryan Sawyer Mays menimbulkan kecurigaan penyelidik setelah USS Bonhomme Richard seberat 40.000 ton terbakar pada 12 Juli 2020, di mana Mays sambil bekerja memadamkan kobaran api yang ganas.

Baca juga: Angkatan Laut AS Seret Pelaut Pembakar Kapal Perang ke Meja Hijau

Mays, yang identitasnya belum pernah diungkapkan sebelumnya, kini menghadapi tuduhan pembakaran dalam yurisdiksi maritim dan teritorial khusus, penggunaan api untuk merusak properti federal, dan membuat pernyataan palsu.

Seorang juru bicara Angkatan Laut mengatakan jika Angkatan Laut melanjutkannya di pengadilan militer, Mays akan didakwa dengan pembakaran yang diperparah dan membahayakan kapal dengan sengaja.

Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Mike Gilday pada musim panas lalu mengatakan api berkobar melalui kapal 14-dek setelah dimulai di ruang kargo, dengan suhu di atas kapal melebihi 1.000 derajat Celsius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!