Cerita Dubes Busyra Bantu Pulangkan ABK Indonesia di Djibouti
Minggu, 01 Agustus 2021 - 19:45 WIB
“Pertama, tidak sesuai dengan kontrak yang mereka tandatangani di Indonesia sebelum berangkat dan menuju kapal ikan tempat mereka bekerja. Kedua, tidak merasa nyaman bekerja di kapal karena terdapat orang-orang bersenjata selama mereka menangkap ikan di laut,” ucapnya.
Hal ketiga, kondisi dan perlengkapan kapal tidak layak, dan aman untuk beroperasi dengan baik untuk menangkap ikan di laut.
“Singkatnya, saya dan staff terbang ke Djibouti, dan bertemu dengan otoritas terkait, pemerintah setempat dan juga pemilik kapal. Dari pembicaraan yang panjang lebar dan lumayan alot dengan pemilik kapal, akhirnya, alhamdulillah, ABK Indonesia bisa pulang ke Indonesia dengan baik, aman, dan selamat,” ujar Al Busyra.
“ABK Indonesia mendapatkan semua haknya dan tiket pulang ke Indonesia juga dibayarkan oleh pihak perusahaan,” sambungnya. Baca juga: Djibouti, Negara Kecil Mayoritas Muslim yang Jadi Markas Militer 5 Negara
Selama berada di atas kapal, di pelabuhan Djibouti, jelas Al Busyra, ABK Indonesia menerima bantuan makanan kebutuhan lain yang diperlukan dari KBRI Addis Ababa.
Hal ketiga, kondisi dan perlengkapan kapal tidak layak, dan aman untuk beroperasi dengan baik untuk menangkap ikan di laut.
“Singkatnya, saya dan staff terbang ke Djibouti, dan bertemu dengan otoritas terkait, pemerintah setempat dan juga pemilik kapal. Dari pembicaraan yang panjang lebar dan lumayan alot dengan pemilik kapal, akhirnya, alhamdulillah, ABK Indonesia bisa pulang ke Indonesia dengan baik, aman, dan selamat,” ujar Al Busyra.
“ABK Indonesia mendapatkan semua haknya dan tiket pulang ke Indonesia juga dibayarkan oleh pihak perusahaan,” sambungnya. Baca juga: Djibouti, Negara Kecil Mayoritas Muslim yang Jadi Markas Militer 5 Negara
Selama berada di atas kapal, di pelabuhan Djibouti, jelas Al Busyra, ABK Indonesia menerima bantuan makanan kebutuhan lain yang diperlukan dari KBRI Addis Ababa.
Lihat Juga :