Taliban dalam Posisi Terkuat, CIA Takut Pemerintah Afghanistan Jatuh

Sabtu, 24 Juli 2021 - 00:20 WIB
Presiden AS Joe Biden pada bulan April mengumumkan bahwa ia akan memindahkan pasukan AS dari Afghanistan, dengan alasan bahwa ini adalah waktu untuk mengakhiri perang terpanjang Amerika. Pasukan AS telah berperang di negara itu selama hampir dua dekade, menyusul serangan teroris pada 11 September 2001.

Pejabat militer AS telah mulai menarik pasukan dari Afghanistan , dan pemerintahan Biden berencana untuk menyelesaikan penarikannya pada bulan September. Tetapi ketika kehadiran militer AS surut, tampaknya Taliban dengan cepat mendapatkan kekuatan.

Awal bulan ini, lebih dari 1.000 personel keamanan Afghanistan dilaporkan mundur ke Tajikistan setelah Taliban menguasai wilayah di Afghanistan Utara.

Baca juga: Cengkeraman Taliban Meluas, 1.000 Tentara Afghanistan Kabur ke Tajikistan

Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, pada Rabu lalu mengatakan bahwa hampir setengah dari sekitar 420 pusat distrik Afghanistan sekarang berada di bawah kendali Taliban. Pasukan Taliban belum merebut salah satu dari 34 ibu kota provinsi negara itu, meskipun jenderal itu mencatat bahwa mereka "menekan wilayah pinggiran" sekitar setengah dari mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!