Polisi Gagalkan Rencana Pembunuhan Presiden Madagaskar
Jum'at, 23 Juli 2021 - 03:37 WIB
Baca juga: Versi Polisi Kolombia, Ini Dalang Pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise
Sebuah pernyataan terpisah oleh menteri keamanan publik pada hari Rabu mengatakan bahwa enam orang telah ditangkap: satu warga negara asing, dua warga negara ganda, dan tiga warga negara Madagaskar.
"Polisi memiliki informasi selama beberapa bulan, tetapi baru sekarang ada kesempatan untuk menangkap mereka," bunyi pernyataan itu.
Madagaskar memiliki sejarah kekerasan politik. Mantan pemimpin kudeta Andry Rajoelina (44) dilantik sebagai presiden pada 2019 setelah melalui perjuangan yang keras di pemilu dan mahkamah konstitusi dari pesaingnya.
Rajoelina pertama kali merebut kekuasaan di bekas jajahan Prancis yang sangat miskin berpenduduk 26 juta jiwa dalam kudeta Maret 2009, menggulingkan Marc Ravalomanana. Dia tetap memegang kendali sebagai kepala pemerintahan transisi hingga 2014.
Sebuah pernyataan terpisah oleh menteri keamanan publik pada hari Rabu mengatakan bahwa enam orang telah ditangkap: satu warga negara asing, dua warga negara ganda, dan tiga warga negara Madagaskar.
"Polisi memiliki informasi selama beberapa bulan, tetapi baru sekarang ada kesempatan untuk menangkap mereka," bunyi pernyataan itu.
Madagaskar memiliki sejarah kekerasan politik. Mantan pemimpin kudeta Andry Rajoelina (44) dilantik sebagai presiden pada 2019 setelah melalui perjuangan yang keras di pemilu dan mahkamah konstitusi dari pesaingnya.
Rajoelina pertama kali merebut kekuasaan di bekas jajahan Prancis yang sangat miskin berpenduduk 26 juta jiwa dalam kudeta Maret 2009, menggulingkan Marc Ravalomanana. Dia tetap memegang kendali sebagai kepala pemerintahan transisi hingga 2014.
Lihat Juga :