Presiden Sementara Mali Lolos dari Percobaan Pembunuhan
Selasa, 20 Juli 2021 - 20:05 WIB
Menurut AFP, Menteri Agama Mali Mamadou Kone mengatakan seorang pria mencoba membunuh presiden dengan pisau tetapi ditangkap. Direktur Masjid Agung, Latus Toure, mencatat seorang penyerang telah bergegas menuju presiden tetapi malah melukai orang lain. Baik Mamadou maupun Toure tidak menyebutkan penyerang kedua, dan apa yang terjadi padanya selama serangan itu.
“Penyerang segera diamankan oleh keamanan. Investigasi sedang berlangsung,” kata kantor kepresidenan Mali seperti dikutip dari Al Jazeera.
Goita dibawa pergi, Menurut seorang wartawan kantor berita AFP, yang juga mengatakan dia melihat darah di tempat kejadian, meskipun tidak jelas siapa yang terluka.
Seorang pejabat di kepresidenan kemudian mengatakan kepada AFP bahwa Goita dalam kondisi aman dan sehat. Presiden tiba di kamp militer Kati, di luar Bamako, di mana keamanan telah diperkuat.
Dua sumber militer juga mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Goita tidak terluka setelah serangan itu.
Selama beberapa tahun terakhir, Mali telah berurusan dengan pemberontakan yang pertama kali muncul di utara negara itu pada 2012, dan sejak itu menyebar ke Burkina Faso dan Niger. Selain itu, negara ini telah terperosok dalam krisis ekonomi dan politik selama beberapa tahun terakhir.
“Penyerang segera diamankan oleh keamanan. Investigasi sedang berlangsung,” kata kantor kepresidenan Mali seperti dikutip dari Al Jazeera.
Goita dibawa pergi, Menurut seorang wartawan kantor berita AFP, yang juga mengatakan dia melihat darah di tempat kejadian, meskipun tidak jelas siapa yang terluka.
Seorang pejabat di kepresidenan kemudian mengatakan kepada AFP bahwa Goita dalam kondisi aman dan sehat. Presiden tiba di kamp militer Kati, di luar Bamako, di mana keamanan telah diperkuat.
Dua sumber militer juga mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Goita tidak terluka setelah serangan itu.
Selama beberapa tahun terakhir, Mali telah berurusan dengan pemberontakan yang pertama kali muncul di utara negara itu pada 2012, dan sejak itu menyebar ke Burkina Faso dan Niger. Selain itu, negara ini telah terperosok dalam krisis ekonomi dan politik selama beberapa tahun terakhir.
Lihat Juga :