Boris Johnson Terabas Aturan Karantina Covid-19 Inggris

Senin, 19 Juli 2021 - 03:45 WIB
Alih-alih melakukan isolasi, Johnson hanya akan melakukan tes Covid-19 harian sebagai bagian dari sistem alternatif yang sedang diujicobakan di beberapa tempat. Foto/REUTERS
LONDON - Perdana Menteri Inggris , Boris Johnson telah diidentifikasi oleh sistem uji dan lacak negara itu sebagai kontak dekat pasien Covid-19 . Tetapi tidak seperti ribuan orang di Inggris, dia tidak harus tinggal di rumah selama 10 hari.

Downing Street, yang merupakan kantor Perdana Menteri Inggris, mengatakan Johnson mendapatkan notifikasi dari aplikasi uji-lacak Covid-19. Dia mendapatkan notifikasi karena melakukan kontak dengan Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid, yang telah dikonfirmasi terinfeksi Covid-19.



Orang-orang yang mendapatkan notifikasi tersebut, meskipun tidak terikat hukum, harus melakukan isolasi mandiri. Kontak kasus positif biasanya disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 10 hari.

Tetapi alih-alih melakukan isolasi mandiri, Downing Street menuturkan Johnson hanya akan melakukan tes Covid-19 harian sebagai bagian dari sistem alternatif yang sedang diujicobakan di beberapa tempat kerja, termasuk pemerintah.

Hal yang sama berlaku untuk Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak, yang juga mendapatkan notifikasi karena bertemu dengan Javid. Baca juga: Ratusan Warga Inggris Berlutut Bela Rashford dari Rasisme Bikin Merinding

"Kedua orang tersebut hanya akan melakukan urusan penting pemerintah selama periode ini," kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (19/7/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!