AS Sebut Kuba Negara Komunis Gagal, Havana Beri Balasan Menohok

Sabtu, 17 Juli 2021 - 10:08 WIB
"Negara gagal adalah yang, untuk menyenangkan minoritas reaksioner dan pemerasan, mampu melakukan kerusakan pada 11 juta manusia," tulis Diaz-Canel di Twitter seperti dikutip Reuters, Sabtu (17/7/2021).

Pejabat Kuba dan banyak analis menuduh bahwa kebijakan AS terhadap Havana didorong oleh komunitas Kuba-Amerika yang antikomunis yang memiliki pengaruh kuat di negara bagian Florida, bukan kepentingan rakyat Kuba.

Baca juga: Demo Besar Pecah di Kuba,Serukan Penggulingan Kediktatoran Komunis

Pemerintah Kuba menuduh Amerika Serikat berada di balik protes yang pecah secara nasional pada hari Minggu lalu. Protes besar itu merupakan kejadian langka di negara yang membatasi perbedaan pendapat publik dengan membiayai kontrarevolusioner untuk menimbulkan kerusuhan.

"Amerika Serikat telah gagal dalam upayanya untuk menghancurkan Kuba meskipun menghabiskan miliaran dollar dalam upayanya untuk melakukannya," kata Diaz-Canel, yang juga mengecam Washington atas angka kematian COVID-19 yang tinggi, kekerasan polisi, rasisme dan catatan perang yang memalukan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!