AS Sebut Kuba Negara Komunis Gagal, Havana Beri Balasan Menohok

Sabtu, 17 Juli 2021 - 10:08 WIB
loading...
AS Sebut Kuba Negara...
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel (tengah) saat berbicara kepada media di San Antonio de los Banos, Kuba , 11 Juli 2021. Foto/REUTERS/Alexandre Meneghini
A A A
HAVANA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menyebut Kuba sebagai negara gagal di tangan rezim komunis. Havana membalas dengan jawaban menohok dengan menyebut Washington-lah yang gagal menghancurkan Kuba selama bertahun-tahun.

Biden sebelumnya mengatakan negara Amerika Latin yang dikelola Komunis tersebut sebagai "negara gagal", negara yang menekan warganya sendiri. Komentar Biden muncul sebagai respons atas demo besar anti-pemerintah Kuba pada pekan lalu.

Baca juga: AS Didesak Membom Negara Komunis Kuba

Menurutnya Biden, tindakan Havana telah menghancurkan harapan dia bisa mencabut sanksi yang melumpuhkan dalam waktu dekat yang telah berkontribusi pada krisis ekonomi terburuk Kuba dalam beberapa dekade.

Biden, seorang politikus Demokrat, telah bersumpah selama kampanye kepresidenannya untuk meringankan beberapa sanksi terhadap Kuba yang diperketat oleh pendahulunya Donald Trump, seorang Republikan. Tetapi para analis mengatakan protes besar di Havana telah memperumit kelonggaran politik Biden untuk melakukannya.

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengatakan pada Jumat bahwa Amerika Serikat, bukan Kuba, yang menjadi negara gagal.

"Negara gagal adalah yang, untuk menyenangkan minoritas reaksioner dan pemerasan, mampu melakukan kerusakan pada 11 juta manusia," tulis Diaz-Canel di Twitter seperti dikutip Reuters, Sabtu (17/7/2021).

Pejabat Kuba dan banyak analis menuduh bahwa kebijakan AS terhadap Havana didorong oleh komunitas Kuba-Amerika yang antikomunis yang memiliki pengaruh kuat di negara bagian Florida, bukan kepentingan rakyat Kuba.

Baca juga: Demo Besar Pecah di Kuba,Serukan Penggulingan Kediktatoran Komunis

Pemerintah Kuba menuduh Amerika Serikat berada di balik protes yang pecah secara nasional pada hari Minggu lalu. Protes besar itu merupakan kejadian langka di negara yang membatasi perbedaan pendapat publik dengan membiayai kontrarevolusioner untuk menimbulkan kerusuhan.

"Amerika Serikat telah gagal dalam upayanya untuk menghancurkan Kuba meskipun menghabiskan miliaran dollar dalam upayanya untuk melakukannya," kata Diaz-Canel, yang juga mengecam Washington atas angka kematian COVID-19 yang tinggi, kekerasan polisi, rasisme dan catatan perang yang memalukan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved