Berbahaya, Prancis Larang Hydroxychloroquine untuk Obati Covid-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 20:07 WIB
Jurnal medis Inggris The Lancet telah melaporkan bahwa pasien yang mendapatkan hydroxychloroquine mengalami peningkatan angka kematian dan detak jantung yang tidak teratur. Laporan ini menambah serangkaian hasil mengecewakan lainnya untuk obat tersebut sebagai cara untuk mengobati Covid-19. (Baca: Dipromosikan Trump Obati Covid-19, Obat Anti Malaria Ternyata Berbahaya )
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mendorong penggunaan hydroxychloroquine dalam beberapa bulan terakhir sebagai kemungkinan pengobatan virus Corona. (Baca: Trump Mengaku Minum Obat Malaria Selama Beberapa Pekan )
Hingga kini belum ada vaksin atau pengobatan yang disetujui untuk mengobati Covid-19, yang telah menewaskan lebih dari 350.000 orang di seluruh dunia.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mendorong penggunaan hydroxychloroquine dalam beberapa bulan terakhir sebagai kemungkinan pengobatan virus Corona. (Baca: Trump Mengaku Minum Obat Malaria Selama Beberapa Pekan )
Hingga kini belum ada vaksin atau pengobatan yang disetujui untuk mengobati Covid-19, yang telah menewaskan lebih dari 350.000 orang di seluruh dunia.
(ber)
Lihat Juga :