Australia Gelar Tur Virtual Rayakan Sejarah, Seni dan Budaya Penduduk Asli

Kamis, 15 Juli 2021 - 17:52 WIB
“Hubungan antar masyarakat Australia dengan Indonesia lahir ratusan tahun lalu, pada awal kunjungan para pelaut dari Makassar ke Australia Utara. Keterlibatan awal ini telah meninggalkan jejak di lanskap seni dan budaya kedua negara, serta mempengaruhi bahasa di kedua negara kita,” kata Scott. Baca juga: Saat Meninggal, Jutawan Australia Ingin Dikubur di Dalam Mobil Morgan

“Hari ini saya dengan senang hati mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyerap semua ini dalam tur virtual Yidaki: Didjeridu and the Sound of Australia ini. Saya berharap acara virtual ini akan mendukung hubungan yang mendalam antara masyarakat kita," sambungnya.

Tur ini sendiri dipimpin oleh penduduk asli Australia Margo Neale, Kepala Pusat Kuratorial Pengetahuan Adat, Museum Nasional Australidan didampingi oleh mahasiswa Indonesia di Australia, Vania Budianto.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!