Cegah Wabah COVID-19, Korut Tolak Diplomat China

Kamis, 08 Juli 2021 - 22:02 WIB
Baca juga: Korut Beri Tahu WHO Tak Ada Kasus COVID-19 Sejak 10 Juni, Pengamat Ragu

Seorang analis senior di Institut Korea untuk Unifikasi Nasional Seoul, Hong Min mengatakan, kampanye anti-virus Korut tetap fokus pada karantina yang ketat dan kontrol perbatasan. Sedangkan vaksin tampaknya menjadi prioritas kedua.

UNICEF, yang menyediakan dan mengirimkan vaksin atas nama COVAX, mengatakan masih belum jelas kapan vaksin dapat dikirim di Korut, yang belum menyelesaikan dokumen untuk menerima pasokan dari COVAX.

“WHO dan UNICEF telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Masyarakat (Korea Utara) untuk memastikan akses ke vaksin COVID-19 melalui Fasilitas COVAX. Namun, (Korea Utara) belum menerima vaksin melalui Fasilitas COVAX dan belum ada konfirmasi kapan negara akan menerimanya,” kata UNICEF dalam sebuah pernyataan email.

Kim Jong-un telah berulang kali mendesak publik Korut untuk bersatu di bawah kepemimpinan keluarganya untuk membangun ekonomi yang mandiri dan menahan kesulitan terkait pandemi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!