Sekjen Hizbullah: Hanya Penjajah dan Pemukim yang Ada di Israel

Rabu, 07 Juli 2021 - 14:14 WIB
Nasrallah juga membahas krisis ekonomi parah di Lebanon yang mengancam akan meluas pada kerusuhan sosial besar-besaran. Dia menyalahkan kebijakan Amerika Serikat (AS) sebagai "alasan utama" munculnya krisis tersebut.

"AS melarang bantuan apa pun untuk menyelesaikan krisis di Lebanon. Ini untuk melayani musuh; Israel," katanya.

Lebanon saat ini dicengkeram oleh kesengsaraan ekonomi, yang baru-baru ini diperkirakan oleh Bank Dunia dapat dimasukkan di antara tiga besar episode terburuk secara global sejak pertengahan abad ke-19.

Sementara Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab memperingatkan pada hari Selasa (6/7/2021) bahwa negaranya akan mengalami "ledakan masalah sosial" dalam beberapa hari ke depan.

Nasrallah menekankan bahwa AS dan Israel tidak dapat dipisahkan, dengan mengatakan; "Ketika menghadapi pendudukan Israel dan hegemoni Amerika, kita tidak dapat membagi konfrontasi ini."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!