Raja Judi Makau Stanley Ho Meninggal di Usia 98 Tahun

Selasa, 26 Mei 2020 - 22:00 WIB
Ho bertekad untuk berhasil dan mendapat tempat di Universitas Hong Kong. Meskipun ada Perang Dunia II, keberuntungannya tetap bertahan. Dia meninggalkan sekolah dan bekerja selama tujuh hari untuk Departemen Layanan Serangan Udara sebelum Jepang menguasai Hong Kong.

"Saya mendapat HKD10 dari tujuh hari...lalu saya pergi ke Makau," katanya dalam sebuah wawancara dengan Reuters semasa hidupnya.

"Saya adalah orang yang sangat miskin," katanya. “Saya mulai dengan hanya HKD10. Itu modal saya."

Dia mendapat pekerjaan dengan pemerintah Makau, menukar barang dengan Jepang. Pengalaman itu mengarah ke perusahaan dagangnya sendiri dan dia menjadi seorang jutawan.

Pada awal 1960-an, dia mengajukan tawaran untuk monopoli judi Makau yang ditawarkan oleh Portugal di pos terdepan Asia yang terlupakan.

Ho memenangkan konsesi, membangun pelabuhan, menambahkan kapal berkecepatan tinggi untuk memikat para penjudi Hong Kong yang rajin dan menciptakan "sapi perah" yang memungkinkan kerajaan bisnisnya maju.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!