Puluhan Website Terkait Iran Disita, Diganti Tulisan Penegakan Hukum AS
Rabu, 23 Juni 2021 - 07:44 WIB
Pemberitahuan juga muncul di situs web Press TV berbahasa Inggris-Iran dan Lualua TV, saluran independen Bahrain berbahasa Arab yang mengudara dari Inggris.
"Dalam tindakan yang tampaknya terkoordinasi, pesan serupa muncul di situs web jaringan televisi Iran dan regional yang mengklaim domain situs web tersebut telah 'disita Pemerintah Amerika Serikat'," papar Press TV di Twitter.
Oktober lalu, jaksa AS menyita jaringan domain web yang mereka katakan digunakan dalam kampanye oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) untuk menyebarkan disinformasi politik ke penjuru dunia.
Departemen Kehakiman AS kemudian mengatakan mereka telah mengambil kendali atas 92 domain yang digunakan IRGC untuk menyamar sebagai media independen yang menargetkan khalayak di Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.
Kantor berita semi-resmi Iran YJC mengatakan pada Selasa bahwa, “Langkah AS menunjukkan seruan untuk kebebasan berbicara adalah kebohongan."
"Dalam tindakan yang tampaknya terkoordinasi, pesan serupa muncul di situs web jaringan televisi Iran dan regional yang mengklaim domain situs web tersebut telah 'disita Pemerintah Amerika Serikat'," papar Press TV di Twitter.
Oktober lalu, jaksa AS menyita jaringan domain web yang mereka katakan digunakan dalam kampanye oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) untuk menyebarkan disinformasi politik ke penjuru dunia.
Departemen Kehakiman AS kemudian mengatakan mereka telah mengambil kendali atas 92 domain yang digunakan IRGC untuk menyamar sebagai media independen yang menargetkan khalayak di Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan Asia Tenggara.
Kantor berita semi-resmi Iran YJC mengatakan pada Selasa bahwa, “Langkah AS menunjukkan seruan untuk kebebasan berbicara adalah kebohongan."
(sya)
Lihat Juga :