Duterte Ancam Penjarakan Warga yang Menolak Vaksin COVID-19

Selasa, 22 Juni 2021 - 13:24 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Foto/REUTERS
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan memenjarakan warga yang menolak divaksinasi virus corona.

Ancaman itu muncul saat negaranya menghadapi salah satu wabah terburuk di Asia, dengan lebih dari 1,3 juta kasus dan 23.000 kematian akibat virus corona.



"Anda memilih, vaksin atau saya akan memenjarakan Anda," tegas Duterte dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin, menyusul laporan jumlah partisipasi vaksinasi yang rendah di beberapa lokasi imunisasi Covid-19 di ibukota, Manila.

Baca juga: Foto Terbaru Ungkap Putri Penguasa Dubai Berada di Spanyol

Pernyataan Duterte bertentangan dengan pernyataan pejabat kesehatannya, yang mengatakan meski orang didesak untuk menerima vaksin Covid-19, namun itu bersifat sukarela.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!