Viral, Tentara Sri Lanka Paksa Sejumlah Muslim Berlutut di Jalan

Senin, 21 Juni 2021 - 10:18 WIB
Sri Lanka berada di bawah penguncian atau lockdown selama sebulan untuk menahan gelombang ketiga infeksi virus corona SARS COv-2 penyebab COVID-19. Jumlah kematian akibat virus itu telah meningkat lebih dari empat kali lipat menjadi 2.531 sejak pertengahan April.

Militer, yang menghadapi tuduhan kejahatan perang dalam perang separatis Tamil selama beberapa dekade yang berakhir pada 2009, telah dikerahkan untuk membantu polisi dan otoritas kesehatan menegakkan pembatasan pergerakan untuk mengekang penyebaran virus.

Pemerintah berturut-turut telah membantah bahwa pasukan menewaskan sekitar 40.000 warga sipil dalam tahap akhir perang separatis, yang merenggut lebih dari 100.000 jiwa secara total antara tahun 1972 dan 2009.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!