AS Tarik Sistem Rudal Patriot dari Arab Saudi, Riyadh Tunjukkan Kekuatannya

Senin, 21 Juni 2021 - 08:02 WIB
Maliki tidak mengungkapkan berapa banyak baterai sistem Patriot yang dimiliki kerajaan saat ini.

Pada bulan April, Yunani mengatakan akan meminjamkan baterai sistem Patriot ke Arab Saudi untuk melindungi infrastruktur energi kritisnya.

Arab Saudi, yang telah memimpin koalisi militer melawan Houthi Yaman sejak 2015, sangat bergantung pada sistem perahanan rudal Patriot buatan AS untuk mencegat rudal dan drone yang ditembakkan ke kerajaan hampir setiap hari oleh pemberontak Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran.

Baca juga: AS Tarik 8 Sistem Rudal Patriot dari 4 Negara Arab, Termasuk Arab Saudi

Maliki, seperti dikutip AFP, Senin (21/6/2021), mengatakan pertahanan udara Arab Saudi mencegat total 17 drone Houthi pada hari Sabtu. Itu merupakan jumlah tertinggi dalam satu hari sejak konflik dimulai.

Awal bulan ini, sebuah pesawat tak berawak bermuatan bom yang diluncurkan oleh Houthi menabrak sebuah sekolah perempuan di provinsi Asir selatan, Arab Saudi. Tidak ada cedera yang dilaporkan dalam serangan itu.

Tetapi selama tur media pada hari Minggu di sekolah itu, yang atapnya dipenuhi pecahan pecahan kaca, bantalan bola dan logam bengkok, para pejabat mengatakan beberapa orang tua yang ketakutan menolak mengirim anak-anak mereka untuk menghadiri kelas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!