Biden Sebut Bantu Pertahanan NATO Adalah 'Kewajiban Suci' AS
Senin, 14 Juni 2021 - 21:11 WIB
Para pemimpin NATO khawatir tentang pembangunan militer Rusia baru-baru ini di dekat Ukraina, serta serangan rahasia dan siberuntuk melemahkan negara-negara Barat, meskipun Moskow membantah melakukan kesalahan. Sedangkan China tidak lagi dilihat sebagai mitra dagang yang ramah.
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan kehadiran militer China yang berkembang dari Baltik ke Afrika berarti NATO harus bersiap diri. Baca juga: Biden Ajukan Rencana Global di Pertemuan G7, Tantang Inisiatif Sabuk dan Jalan China
"China semakin dekat dengan kami. Kami melihat mereka di ruang siber, kami melihat China di Afrika, tetapi kami juga melihat China berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur penting kami sendiri," katanya.
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan kehadiran militer China yang berkembang dari Baltik ke Afrika berarti NATO harus bersiap diri. Baca juga: Biden Ajukan Rencana Global di Pertemuan G7, Tantang Inisiatif Sabuk dan Jalan China
"China semakin dekat dengan kami. Kami melihat mereka di ruang siber, kami melihat China di Afrika, tetapi kami juga melihat China berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur penting kami sendiri," katanya.
(ian)
Lihat Juga :