Kasus COVID-19 Melonjak, Vietnam Minta Sumbangan ke Warga Buat Beli Vaksin
Selasa, 08 Juni 2021 - 20:17 WIB
"Kontribusi keuangan dari komunitas dan masyarakat diperlukan untuk memungkinkan peluncuran massal," kata Perdana Menteri Pham Minh Chinh kepada negara itu pada hari Sabtu selama siaran langsung untuk meluncurkan kampanye.
Pada hari Selasa (8/6/2021), lebih dari 231.000 individu dan organisasi telah menyumbangkan USD181 juta untuk kampanye tersebut.
"USD140 juta lainnya telah dijanjikan oleh bisnis," kata Kementerian Keuangan Vietnam seperti dikutip dari Channel News Asia.
Baca juga: Penderitaan RS di Gaza, Belum Tuntas Pandemi Covid-19, Datang Serangan Israel
Meski begitu, beberapa orang menolak berpartisipasi karena khawatir dengan bagaimana uang itu akan dibelanjakan.
"Saya tidak yakin apakah uang yang disumbangkan akan digunakan untuk tujuan tunggal membeli vaksin untuk menyuntik setiap warga negara. Saya rasa saya tidak memiliki cukup kepercayaan untuk memberi mereka uang saya," kata pekerja kantor Pham Mai Chi.
Pada hari Selasa (8/6/2021), lebih dari 231.000 individu dan organisasi telah menyumbangkan USD181 juta untuk kampanye tersebut.
"USD140 juta lainnya telah dijanjikan oleh bisnis," kata Kementerian Keuangan Vietnam seperti dikutip dari Channel News Asia.
Baca juga: Penderitaan RS di Gaza, Belum Tuntas Pandemi Covid-19, Datang Serangan Israel
Meski begitu, beberapa orang menolak berpartisipasi karena khawatir dengan bagaimana uang itu akan dibelanjakan.
"Saya tidak yakin apakah uang yang disumbangkan akan digunakan untuk tujuan tunggal membeli vaksin untuk menyuntik setiap warga negara. Saya rasa saya tidak memiliki cukup kepercayaan untuk memberi mereka uang saya," kata pekerja kantor Pham Mai Chi.
(ian)
Lihat Juga :