China Sebut AS sebagai Kekuatan Penyadap Nomor Satu di Dunia
Kamis, 03 Juni 2021 - 22:39 WIB
"Washington menyadap sekutu Eropanya, seperti yang diungkapkan oleh media beberapa hari lalu, hanyalah puncak gunung es dari jaringan pencurian rahasia global yang besar, dan AS berhutang penjelasan kepada komunitas internasional," sambung Wang.
Kabar soal kegiatan spionase ini pertama kali diungkapkan Danmarks Radio (DR). DR melaporkan bahwa Badan Keamanan Nasional AS (NSA) telah "menguping" kabel internet Denmark untuk memata-matai politisi dan pejabat tinggi di Jerman, Swedia, Norwegia dan Prancis.
Beijing kemudian mendesak Washington untuk segera menghentikan penyadapan skala besar dan pencurian informasi rahasia, dan berhenti menekan perusahaan negara lain dengan kedok keamanan nasional. Baca juga: Kawanan Gajah Liar Ngamuk di China, Sebabkan Kerugian Rp15 Miliar
Kabar soal kegiatan spionase ini pertama kali diungkapkan Danmarks Radio (DR). DR melaporkan bahwa Badan Keamanan Nasional AS (NSA) telah "menguping" kabel internet Denmark untuk memata-matai politisi dan pejabat tinggi di Jerman, Swedia, Norwegia dan Prancis.
Beijing kemudian mendesak Washington untuk segera menghentikan penyadapan skala besar dan pencurian informasi rahasia, dan berhenti menekan perusahaan negara lain dengan kedok keamanan nasional. Baca juga: Kawanan Gajah Liar Ngamuk di China, Sebabkan Kerugian Rp15 Miliar
(ian)
Lihat Juga :