Ribuan Orang Penuhi Jalanan Washington, Desak AS Hentikan Bantuan pada Israel
Minggu, 30 Mei 2021 - 17:28 WIB
Lama Alahmad, warga Virginia keturunan Palestina, mengatakan opini publik AS berpihak pada perjuangan Palestina. Baca juga: Dituduh Galang Dana Untuk Beli Rudal di Palestina, Ini Jawaban Atta Halilintar!
"Ada perubahan besaryang terjadi di AS sehubungan dengan perjuangan Palestina mencari tanah air yang berdaulat. Kami hanya ingin dunia menyadari bahwa kami adalah manusia. Kami bukan teroris," ujarnya, seperti dilansir Sputnik.
Sepakat dengan Alahmad, Silmi menegaskan, saat ini terdapat penolakan yang terus meluas terhadap bagaimana Israel memperlakukan Palestina, yang dia persamakan dengan apartheid di Afrika Selatan.
“Orang-orang sekarang telah bangun dan kami melawan. Baik pemuda Yahudi, pemuda Muslim, pemuda kulit hitam, kulit putih muda, ada pergeseran generasi. Dan orang-orang bekerja lintas kelompok etnis, kelompok ras, untuk bekerja demi perubahan dan kebebasan dan pembebasan bagi rakyat Palestina," imbuh Silmi.
ReplyForward
"Ada perubahan besaryang terjadi di AS sehubungan dengan perjuangan Palestina mencari tanah air yang berdaulat. Kami hanya ingin dunia menyadari bahwa kami adalah manusia. Kami bukan teroris," ujarnya, seperti dilansir Sputnik.
Sepakat dengan Alahmad, Silmi menegaskan, saat ini terdapat penolakan yang terus meluas terhadap bagaimana Israel memperlakukan Palestina, yang dia persamakan dengan apartheid di Afrika Selatan.
“Orang-orang sekarang telah bangun dan kami melawan. Baik pemuda Yahudi, pemuda Muslim, pemuda kulit hitam, kulit putih muda, ada pergeseran generasi. Dan orang-orang bekerja lintas kelompok etnis, kelompok ras, untuk bekerja demi perubahan dan kebebasan dan pembebasan bagi rakyat Palestina," imbuh Silmi.
ReplyForward
(ian)
Lihat Juga :