Sebut Membangun Masjid Buang-buang Uang Publik, Profesor Ini Dikecam

Sabtu, 29 Mei 2021 - 08:53 WIB
Dalam salah satu poin yang dia rinci, profesor itu berkata: “Biaya masjid yang berkaitan dengan air, listrik, perabotan, dan pemeliharaan dibayar melalui anggaran negara.”

Kemudian dia melanjutkan dengan menunjukkan jumlah air terbuang yang digunakan orang-orang saat berada di masjid sementara negara tersebut sudah menderita kekurangan air.

Dia melanjutkan, dengan mengatakan alangkah lebih baiknya jika pemerintah menggunakan air itu untuk pohon atau lahan pertanian.

Mahfoudh lantas mengkritik jumlah listrik yang digunakan di masjid. Dia mengakhiri posting-annya dengan menulis bahwa membangun masjid baru adalah serangan terang-terangan terhadap semua prinsip konstitusional ini dan "membuang-buang uang publik".

Munji Marzouq, mantan menteri energi di Tunisia, mengecam komentar negatif Mahfoudh yang menggambarkannya sebagai "absurditas intelektual yang sakit."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!